sosok seorang kawan
sosok satu ini membuatku kagum. komitmenya utk berbuat baik kepada siapa saja telah membuatnya menjadi sahabat sekaligus guru bagi siapapun yg telah mengenalnya. kemampuan mempengaruhi orang diatas rata-rata. dengan rangkaian kalimat yg lugas dan mudah dicerna membuat orang-orang disekelilingnya terkesima dan manggut-manggut saja dibuatnya. Baca selebihnya »
Mutiaraku
dua mutiaraku telah mengisi ruang dan waktuku. yang besar telah menginjak usia ke 6,7 tahun dan rasa tanggung jawabnya mulai tumbuh. pagi bangun tidur dia mulai sibuk mempersiapkan diri berangkat sekolah dimulai dengan mandi dan ganti baju serta menyiapkan buku-buku pelajaranya. perilaku ini baru muncul beberapa minggu terakhir setelah ibu-nya sering menceritakan bagaimana seharusnya anak mulai mandiri. ibu’nya sering menceritakan masa kecilnya yg susah, dimana segala sesuatunya harus dilakukannya sendiri mulai cuci baju, mandi, setrika dan membersihkan rumah. kadang ketika nyampe rumah ada laporan mutiara besar ini sering berkaca-kaca ketika diceritakan sesuatu yg sedih-sedih, rupa-rupanya dia memiliki hati yg halus dan mudah tersentuh dengan hal-hal yg beginian. namun demikian sifat kanak-kanaknya masih saja menjadi ciri khasnya. Baca selebihnya »
beragamnya orang disekeliling kita
sungguh bukti kebesaran Tuhan ada disekeliling kita. coba anda perhatikan sahabat-sahabat kita atau orang-orang disekitar kita. apa yg anda dapatkan. pastinya ada banyak ragam perangai dan sifatnya.
ada yg suka bicara ngalor ngidul tak tentu arah tapi ringan tangan jika dimintai pertolongan, ada yg santun dan lemah lembut bicaranya tapi pendendam dan ada pula yg berangasan, temperamen dan kalau bicara tak mau kalah tapi rajinnya minta ampun. kesemuanya itu merupakan anugerah yg tak ternilai harganya. dunia ini pasti akan hambar jika disekeliling kita hanya ada 1 jenis perangai manusia yg kita temui. ibarat musik kalau semua nada bernada ‘ngebass’ semua maka hilanglah sudah ‘taste seninya’ jadi cita rasa musik karena keberagaman jenis suara dan dipadukan menjadi irama sehingga elok untuk didengar.
hikmah yg kita dapatkan dengan keberagaman adalah kita semakin yakin bahwa perbedaan adalah sunatullah dan kita harus menerima sebagai bagian dari keindahan. kalau pujangga bersabda indahnya perbedaan. maka sangatlah aneh jika masih saja ada orang yg alergi dengan perbedaan…
malioboro di waktu pagi
tepat pukul 06.15 menit kereta yg kutumpangi berhenti di stasiun
tugu, dengan mata masih ngantuk ku ayunkan langkahku keluar dari
kereta. ku sapu pandanganku ke sekeliling stasiun dan aku asing
dibuatnya. sudah sekian lama ku tinggalkan kota ini..sebagai awal
orientasi maka ku tanyakan ke tukang becak yg banyak menawariku
tumpangan utk mengantar cari hotel terdekat mana arah jalan
malioboro? karena dari situlah mungkin aku baru kenal arah
Baca selebihnya »
wajah-wajah optimis
hari ini semua pukulan-ku nyaris mati semua, drive, forehand, back hand nyaris kosong tanpa arah menerjang bola dengan buta. hanya sesekali slice penuh tenaga dan tajam pendek, jatuh di depan net dan sukar dikembalikan oleh lawan. cuaca pagi ini yg sedikit mendung membuat kawan-kawan sepermainanku bersemangat untuk menghabiskan libur panjang yg tinggal sehari ini. hingga beberapa set dihabiskan tak terasa waktu sudah setengah sebelas siang. botol-botol minuman sudah pada kosong, begitu juga potongan-potongan kue sudah di babat habis:-) oleh semangat predator kawan-kawan. Baca selebihnya »
penantian panjang di rumah sakit
penantian panjang di rumah sakit
sekian lama tak berkunjung ke rsbk berharap banyak perubahan telah dilakukan. sekilas memang nampak perubahan di sana-sini. pelataran rs lebih bersih dibandingkan 3-4 tahun yang lalu (gila dah lama juga aku tak kesini). siang itu diloket pendaftaran riuh rendah suara anak-anak berlarian ke sana kemari sambil nunggu orang tuanya yg lagi ngantri di loket. bangku-bangku berjejer berderet di ujung korider menghadap ke pelataran seakan menunggu tamu dan siap di duduki.
sementara itu dibelakang deretan kursi tunggu, ada sebuah cafetaria yg melayani kebutuhan perut tamu-tamu rumah sakit. 2 orang penjaga sibuk melayani pembeli sementara di depan cafe, remaja paruh baya juga mengais rejeki berjualan hamburger, hotdog dsb. makanan impor. berita tak mengenakan ku terima begitu antrian yg ku dapat menunjukan antrian no 40..asem tenan bakalan terkantuk-kantuk nih di rumah sakit.
kedua mutiaraku sudah tak sabar melihat jajanan di cafe, karena tak ingin ribut
ibu’nya terpaksa melayani kedua mutiara tersebut mengambil beberapa potong kue. sementara aku asyik melayangkan pandanganku menyapu ke beberapa sudut rumah sakit “senior” ini. rumah sakit dengan 4-5 tingkat di cat putih bersih dulu terkenal dengan perawatnya yg angker. sambil menghilangkan kantuk sisa lembur semalam, ku ajak jalan2 ke-2 mutiaraku menyusuri koridor.
hampir 2 jam lebih tak kunjung giliran menghampiri rombongan kami, ku tanyakan nomor berapa sekarang yg dilayani. ternyta tak ada nomor antrian ..gebleg juga
bakalan perjuangan tanpa akhir nih..nunggu giliran tanpa tahu kapan selesainya. sebuah penantian yg panjang hmmmmmm berkelebat usulan begini begitu dalam hati. kenapa tak pakai no antrian seperti yg sudah dilakukan di tempat-tempat umum lainnya. pln, atb, bank2 swasta dah pakai itu, apakah biayanya terlalu mahal..atau managment masa bodoh sedang berkembang di otak pimpinan rumah sakit ini. toh berapapun lamanya pelayanan si pasien akan nunggu juga…kurang asem
setelah menunggu hampir 4 jam akhirnya nyampe juga alhamdulillah akhirnya selesai juga penantian panjangku hari ini
-
Arsip
- Agustus 2009 (3)
- Juli 2009 (3)
- Februari 2009 (2)
- Januari 2009 (9)
- April 2008 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS