sosok seorang kawan
sosok satu ini membuatku kagum. komitmenya utk berbuat baik kepada siapa saja telah membuatnya menjadi sahabat sekaligus guru bagi siapapun yg telah mengenalnya. kemampuan mempengaruhi orang diatas rata-rata. dengan rangkaian kalimat yg lugas dan mudah dicerna membuat orang-orang disekelilingnya terkesima dan manggut-manggut saja dibuatnya. untung saja dia bukan sales mlm
dalam setiap kesempatan, dia tidak bosan2nya membangkitkan semangat untuk terus berjuang dan bergerak untuk masyarakat banyak. bagaimana dengan gigih dia menanamkan keyakinan kepada kita semua bahwa negeri ini masih ada kesempatan untuk maju. masih ada waktu untuk perbaikan-perbaikan asal semua ‘civil society’ disadarkan tentang hak dan kewajibannya. hidup sejahtera adalah hak setiap anak bangsa, pendidikan murah adalah sesuatu yg di idam-idamkan setiap warga negara ini, biaya berobat yg terjangkau oleh kantong rakyat kecil adalah keniscayaan yg bisa terwujud. namun demikian masyarakat juga harus sadar bahwa kondisi seperti itu mustahil dapat tercapai dengan sendirinya tanpa peran serta aktif rakyat. kita semua harus mau mengawasi kinerja birokrat, para anggota legislatif dan menutup ruang kesempatan kong kalikong alias ka ka en. rakyat harus diajak untuk menggunakan rasionalitasnya dalam memilih pejabat dan wakil rakyat. selama pragmatisme masih menjadi pilihan pertama dalam seleksi pejabat/wakil rakyat maka niscaya kondisi negri ini masih akan jalan di tempat.
menjelang pemilihan legislatif april 2009, banyak caleg menawarkan berbagai program untuk menarik perhatian rakyat. mulai dari pemasangan baliho besar-besar, kasih sembako murah, fogging dan ber-iklan di sepanjang jalan. kesemuanya itu jangan sampai rakyat salah pilih. mengenal caleg dengan segala track recordnya adalah penting dalam menentukan pilihannya. salah urus dan mementingkan golongannya sendiri merupakan penyebab utama negri ini tak maju-maju. gunung emas di irian jaya, jutaan barel minyak di sumatra, jutaan kubik kayu di kalimantan, hektaran persawahan di jawa tidak juga membawa kesejahteraan bagi rakyat. pendidikan makin mahal, biaya rumah sakit makin tak terjangkau, pengangguran di mana-mana, pupuk makin mahal, minyak tanah susah di dapat dan seabrek masalah lainnya. apakah kondisi seperti ini masih membuat kita berdiam diri sambil berharap orang lain melakukan sesuatu? apakah kita tunggu negri ini hancur luluh lantak dan mundur seperti zimbabwe baru kita sadar? atau kah ada pilihan yg lain. ayo bangkit anak muda! gunakan potensimu untuk mema=bangun masyarakt indonesia yg gemah ripah loh jinawi – indonesia yg lain adalah mungkin!!
begitulah omongan kawan kita sore itu saat kita asyik ngobrol tentang kondisi negri
bangunlah jiwanya
bangunlah badannya
untuk INDONESIA raya
Indonesia raya
merdeka merdeka
tanahku negriku yg ku cinta
…..
& Komentar »
Tinggalkan komentar
-
Arsip
- Agustus 2009 (3)
- Juli 2009 (3)
- Februari 2009 (2)
- Januari 2009 (9)
- April 2008 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
Sudah seharusnya yang muda tuk tampil di depan..saatnya tuk ambil kesempatan..sekarang atau tidak sama sekali..
opo maksute pak
njajah ndeso Milangkori he…hemn…
bangunlah jiwanya
bangunlah badannya
untuk INDONESIA raya
Selesai nyanyi nih pak Coklatnya mana..heheh
iku kamsude melalangbuana mencari “ilmu” dan digunakan untuk kebaikan orang banyak, kiro-kiro ngono Cung artine
masih doyan coklat?
satu saja pesan saya Pa,
kalau nanti sudah terpilih jalan lupa dengan kalangan bawah
jalankan amanat amanat sebagai pemimpin.
itu namanya negeri di atas angin alias negri impian….panas nggak berasa panas, dingin nggak berasa dingin..anget.lapar kagak,kenyang kagak,merem kagak melek kagak. that’s Utopia bung! kalo mental & kultur manusianya nggak berubah.